Selami kisah mengharukan tentang Aria, seorang siswi yang mengungkap misteri di balik kursi kosong di kelasnya. Temukan kebenaran tentang 'Lian' dan saksikan bagaimana Aria berjuang menghadapi masa lalu, belajar tentang kejujuran, dan memutus lingkaran waktu yang misterius. Sebuah cerita yang menyentuh hati tentang penebusan dan pengampunan.
Di SMA Greenwood yang ramai, Aria selalu mendapati kursi kosong di sampingnya, meskipun kelas penuh sesak. Kursi itu selalu kosong, seolah menunggu seseorang. Teman-temannya bersikeras bahwa kursi itu sudah ditempati oleh 'Lian,' seseorang yang belum pernah dilihat Aria.
Aria bertanya-tanya tentang 'Lian.' Dalam ilustrasi ini, gambarkan Aria yang kebingungan, dengan bayangan samar seorang siswa lain yang duduk di kursi kosong di sampingnya. Ruangan kelas yang padat menjadi latar belakang yang mencolok.
Karena penasaran, Aria menyelidiki arsip sekolah dan menemukan catatan tentang 'Lian,' seorang siswa yang hilang setelah dituduh curang. Tuduhan itu merusak hidupnya. Arsip itu tampak tua dan berdebu, menyiratkan rahasia yang tersembunyi.
Aria mulai mengikuti petunjuk aneh yang muncul hanya ketika ia duduk di kursi kosong itu. Petunjuk tersebut membawanya ke koridor sekolah yang sunyi, di mana ingatan samar mulai muncul. Bayangan masa lalu mulai terungkap.
Plot twist datang saat Aria menyadari bahwa ia terjebak dalam lingkaran waktu. Ia adalah orang yang dulu memfitnah Lian di kehidupan sebelumnya. Wajah Aria menunjukkan rasa terkejut dan penyesalan saat kebenaran terungkap.
Untuk memutus siklus, Aria harus mengakui kesalahannya dan menebus dosanya. Ia melakukan hal yang benar, bahkan ketika tak ada yang mengingat nama Lian. Dalam ilustrasi terakhir, gambarkan Aria yang berdiri di samping kursi kosong, dengan sinar matahari yang menerangi, simbol harapan dan penebusan.
Generation Prompt(Sign in to view the full prompt)
Di SMA Greenwood, seorang siswi pendiam bernama Aria selalu menemukan satu kursi kosong di sebelahnya di setiap pelajaran—meskipun ruang kelas sudah penuh. Saat ia menanyakan hal itu kepada teman-temannya, mereka bersikeras bahwa kursi itu sudah ditempati oleh seseorang bernama “Lian,” padahal Aria belum pernah melihat atau berbicara dengan orang itu. Suatu hari, saat mengerjakan proyek kelompok tentang kejujuran, Aria menemukan arsip lama sekolah yang mengungkap bahwa “Lian” adalah siswa yang pernah hilang bertahun-tahun lalu setelah dituduh menyontek—tuduhan yang menghancurkan hidupnya. Aria mulai mengikuti petunjuk aneh yang hanya muncul ketika ia duduk di kursi kosong itu. Plot twist-nya datang saat Aria menyadari bahwa ia hidup dalam lingkaran waktu yang tercipta dari rasa bersalahnya sendiri—karena dialah orang yang dulu memfitnah Lian di kehidupan sebelumnya. Untuk memutus siklus itu, Aria harus mengakui kesalahannya dan menerima pelajarannya: kejujuran sejati adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tak ada yang mengingat namamu